Pagi Presiden Perancis yang baru terpilih, siang pembubaran ormas anti Pancasila, sore ternyata susu kedelai ini di-impor

Pagi Presiden Perancis yang baru terpilih, siang pembubaran ormas anti Pancasila, sore ternyata susu kedelai ini di-impor

Pagi Presiden Perancis yang baru terpilih, siang pembubaran ormas anti Pancasila, sore ternyata susu kedelai ini di-impor

Hari ini kota Pontianak masih saja berselimut mendung, seperti hari-hari sebelumnya. Hujan berguyur memang hanya sebentar, namun cukup mendinginkan suasana kota yang biasanya cukup terik ini.

budihermanto.com

Dari pagi berita tentang terpilihnya Presiden Perancis yang baru cukup berseliweran di media sosial, konon sebagai Presiden termuda yang pernah dimiliki oleh negara ber-ibukota Paris itu. Kabarnya 39 tahun, wow! Dan bahkan kabarnya sang Presiden ber-isteri-kan perempuan yang sangat lebih tua, konon 64 tahun, wow lagi!

Belum selesai wow saya, siang hari berita lain dari Jakarta juga menyapa di media sosial. Pemerintah Republik Indonesia telah membubarkan salah satu ormas yang konon anti Pancasila, wow! Walaupun secara fisik tidak pernah menunjukan aksi makar pada negara, namun secara ideologi konon memiliki visi yang anti Pancasila, alias ingin membentuk negara Indonesia yang ber-khilafah.

Saya hanya bisa trenyuh dengan semua yang terjadi, saya berharap Indonesia tetap damai dan nyaman bagi seluruh elemen masyarakat. Bagaimanapun kita tidak bisa menutup mata, bahwa Indonesia itu ber-bhinneka. Karena sejak awal perjuangannya pun dilalui bersama para leluhur yang ber-bhinneka juga.

Beberapa hari ini memang terasa badan ini mudah lelah, saya cek kartu donor ternyata masih belum waktunya, mungkin kurang suplemen.

Baca pengalaman pertama donor darah apheresis.

Saya mencoba membeli sebuah susu kedelai dalam kemasan botol, unik dan enak tentunya. Biasanya dulu di Surabaya saya beli susu kedelai yang dijual di pinggir jalan, buatan tangan para pedagang pinggir jalan tentunya. Namun disini tidak ada hal seperti itu. Sambil minum tak sengaja saya baca tulisan yang ada dikemasannya. Di impor ternyata, alias bukan produksi Indonesia. Saya teruskan membaca, dan ternyata diproduksi oleh sebuah perusahaan di Selangor Malaysia, wow! Kembali Indonesia kalah satu langkah lagi dari negara tetangga, wow!

Baca nih film buatan Malaysia yang bikin heboh.

Use Facebook to Comment on this Post

  • […] ini kembali saya meneruskan kenyataan kemarin untuk berkata ‘wow!’. Siang tadi pengadilan kasus penintaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta yakni […]